Semua orang pasti menginginkan tubuhnya sehat selalu. Tidak ada seorangpun dari kita yang mau tubuhnya sakit. Dengan tubuh yang sehat, kita mampu untuk beraktifitas sehari hari dengan baik. Akan tetapi, terkadang penyakit selalu datang pada tubuh kita. Apalagi kalau kita kurang memperhatikan kesehatan kita. Salah satu penyakit yang juga terasa menyiksa kita adalah masalah BAB dan sembelit. Penyebab susah buang air besar sering kali sulit untuk diketahui secara pasti. Namun, secara umum ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan konstipasi atau sulit buang air besar, antara lain pola makan yang buruk, kehamilan, menunda buang air besar, pengaruh obat-obatan, atau karena kondisi kesehatan tertentu. Sembelit atau susah buang air besar, dalam bahasa medis disebut konstipasi, terjadi ketika frekuensi buang air besar menjadi berkurang. Sebenarnya frekuensi buang air besar bisa berbeda-beda pada tiap orang. Tidak ada patokan baku mengenai berapa kali normalnya buang air besar dalam sehari atau seminggu. Sebagian orang buang air besar sebanyak 1-2 kali seminggu. Sebagian lainnya ada yang buang air besar hingga tiga kali sehari. Namun, biasanya tidak buang air besar selama tiga hari atau lebih sudah dapat dikatakan terlalu lama. Ini karena setelah tiga hari, struktur tinja menjadi lebih keras dan lebih sulit untuk dikeluarkan.

Kita juga harus mengetahui apa apa saja atau kondisi apa yang menyebabkan terjadinya Susah Buang Air Besar (BAB). Hal-hal tersebut dapat kita lihat di bawah ini:

  1. Pola Makan yang buruk. Kekurangan serat buah-buahan, sayur-sayuran, dan sereal, serta kekurangan cairan dapat memicu konstipasi. Selain itu, perubahan pola makan dan terlalu banyak mengonsumsi produk susu juga bisa menyebabkan susah buang air besar. Di samping itu, gangguan makan juga ikut berkontribusi terhadap terjadinya konstipasi. Orang yang memiliki berat badan yang tidak ideal, seperti terlalu kurus atau terlalu gemuk, juga bisa mengundang konstipasi
  2. Kehamilan. Sekitar 40 persen wanita hamil mengalami konstipasi selama kehamilan, terutama pada periode awal kehamilan. Konstipasi dapat dialami ibu hamil karena selama kehamilan, tubuh memproduksi lebih banyak hormon progesteron yang efeknya dapat mengendurkan otot sehingga menyulitkan otot usus untuk berkontraksi. Sebagai akibatnya, ibu hamil kesulitan untuk buang air besar.
  3. Menunda Buang Air Besar (BAB). Sering kali anak-anak maupun orang dewasa memiliki keengganan pergi ke toilet untuk buang air besar, entah karena alasan takut, malu, tidak memiliki privasi untuk menggunakan toilet, atau berbagai alasan lain. Namun, menunda-nunda untuk buang air besar ketika ada desakan untuk melakukannya, justru berisiko mengundang konstipasi. Dengan kata lain, bersegeralah dalam menjawab panggilan alam ini.
  4. Pengaruh Obat-obatan. Konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan efek samping berupa susah buang air besar. Obat-obatan tersebut bisa meliputi suplemen kalsium, suplemen zat besi, obat antiepilepsi, antidepresan, antipsikotik, obat-obatan diuretik, serta obat pereda nyeri yang bisa kemungkinan bersifat candu, seperti kodein dan morfin. Selain itu, obat untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti alumunium antasida, dapat menimbulkan konstipasi juga.
  5. Memiliki kondisi kesehatan tertentu. Pada kasus yang jarang terjadi, kesulitan untuk buang air besar bisa dianggap pertanda adanya kondisi medis tertentu, seperti diabetes, sindrom iritasi usus besar, hiperkalsemia atau kelebihan kalsium dalam darah, kelenjar tiroid yang kurang aktif, multiple sclerosis, penyakit parkinson, fisura anal, penyakit peradangan usus, kanker usus besar atau dubur, atau cedera saraf tulang belakang
  6. Faktor-faktor psikologis. Kesulitan buang air besar bisa terjadi pada mereka yang memiliki masalah psikis, seperti stres, kecemasan, depresi, trauma kekerasan, atau pelecehan seksual.

Hal-hal di atas merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya sembelit atau Buang Air Besar pada tubuh kita. Sekarang kita juga perlu mengetahui, bagaimanakah cara cara atau langkah-langkah alami yang dapat kita lakukan untuk mengatasi masalah susah Buang Air Besar (BAB) ini. Adapun langkah-langkahnya dapat kita lihat di bawah ini:

  1. Cukupi kebutuhan air putih untuk mencegah dehidrasi
  2. Perbanyak mengonsumsi serat, setidaknya 18-30 gram per hari. Serat bisa didapat dari buah-buahan, sayuran, ataupun sereal.
  3. Anda dapat mengonsumsi obat penghilang nyeri, seperti parasetamol atau aspirin bila konstipasi sudah menimbulkan rasa sakit atau ketidaknyamanan. Namun, anak berusia di bawah 16 tahun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi aspirin.
  4. Ketika buang air besar di toilet duduk, posisikan kaki di bangku rendah supaya lutut berada di atas pinggang. Posisi ini membuat kotoran lebih mudah keluar.
  5. Lakukan lebih banyak olahraga. Sesederhana berjalan kaki atau berlari ringan sudah cukup, asalkan dilakukan secara rutin
  6. Terapkan rutinitas buang air besar ke toilet, misalnya kapan dan di toilet mana Anda nyaman untuk buang air besar. Penerapan rutinitas ini juga perlu dilakukan untuk anak Anda. Bantu anak untuk membiasakan diri dengan aktivitas ini dan berikan pujian atau penghargaan bila anak telah melakukannya.
  7. Jangan menunda untuk buang air besar ketika merasa butuh dan mendesak untuk melakukannya.
  8. Bila konstipasi terjadi pada anak, berikan buah-buahan untuk memperlancar buang air besar, seperti stroberi, apel, anggur, pir, atau kismis. Buah-buahan ini juga bisa diberikan untuk orang dewasa.

Langkah-langkah di atas adalah tindakan kita untuk mengatasi Susah Buang Air Besar. Selain dengan menggunakan cara-cara di atas, kita juga dapat melancarkan dan memperbaiki BAB dan sembelit kita dengan cara mengkonsumsi makanan kesehatan. Salah satu jenis makanan kesehatan yang mampu membantu kita untuk mengatasi masalah susah Buang Air Besar dan Sembelit adalah Produk Aloe Vera Softgel Wootekh. Adapun produk Aloe Vera Softgel Wootekh ini memiliki kode Produk A110. Seperti yang kita ketahui bahwa lidah buaya adalah tumbuhan yang hanya tumbuh pada daerah tropis dan sub-tropis. Sejak dahulu kala lidah buaya dikenal akan khasiatnya dalam menyembuhkan berbagai penyakit, sampai ke perawatan kecantikan.

Mari kita perhatikan sejenak, apa apa saja yang menjadi fungsi dari produk Aloe Vera Softgel Wootekh ini. Adapun Fungsi Aloe Vera Softgel Wootekh adalah sebagai berikut:

  1. Melancarkan dan memperbaiki BAB dan sembelit
  2. Mengatasi penyakit lambung
  3. Mencegah kanker
  4. Menghaluskan kulit

Melihat dari fungsi fungsinya di atas, maka produk Aloe Vera Softgel ini sangatlah cocok untu kondisi pasien sebagai berikut:

  1. Orang yang susah Buang Air Besar (BAB)
  2. Orang yang ingin menurunkan berat badan berlebih
  3. Penderita sakit maag
  4. Wanita dan laki laki yang mendambakan kulit bersih dan halus.

Cara mengkonsumsi produk Aloe Vera Softgel Wootekh ini sangatlah gampang yaitu: Dewasa 2 x 2 / hari sesudah makan. Telah banyak sekali dari konsumen kami yang sangat puas dengan produk Aloe Vera Softgel ini. Lalu bagaimanakah dengan anda? Jika anda penasaran dan ingin membeli produk Aloe Vera Softgel ini, silahkan langsung menghubungi kami di Nomor Hp. 081364418080. Anda dapat Telp, sms ataupun wa kami ke nomor tersebut. Anda akan dilayani dengan baik oleh Tim Stokist kami dan kami pastikan juga bahwa paket pesanan produk anda akan kami kirimkan secepatnya dan akan anda terima tepat pada waktunya. Salam sehat dan sukses luar biasa.