Bersyukur, bersyukur dan selalu bersyukur … Ya kata-kata inilah yang saat ini sepantasnya saya panjatkan kepada Tuhan, karna atas izin-Nya lah saya bisa meraih apa yang saya dapatkan sekarang ini. Dan pada kesempatan kali ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada suami saya tercinta Rimmeld Anthonius Siregar, SS atas segala dukungan dan pengertiannya kepada saya hingga bisa melangkah sampai pada saat ini di Pt. Woo Tekh. Serta tak lupa tentunya saya mengucapkan terima kasih kepada Pt. Woo Tekh, mulai dari Top Management hingga semua staff yang telah bekerja keras mengerahkan segala kemampuan untuk kemajuan bersama di Pt. Woo Tekh ini dan tentunya kepada semua Downline saya yang sangat luar biasa khususnya kakak saya Herni Nababan, Ibu Fajarwaty, Ibu Mujiati dan semua member yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu karna berkat mereka semualah saya bisa mencapai posisi hingga sekarang ini dan saya juga berterima kasih kepada Upline saya Bapak Hengki, Bapak Samsudin dan Ibu Ayen yang selalu bersedia membantu saya hingga posisi saya sekarang ini.

Perkenalkan, nama saya Hotem Senja Mariati Nababan atau saya akrab dipanggil dengan nama “Ibu Naomi”. Saya seorang ibu rumah tangga yang telah memiliki satu suami tercinta dan 2 orang anak. Kegiatan sehari-hari yah mengurusi rumah tangga dan focus di MLM Woo Tekh ini. Kalau bicara mengenai bisnis Multi Level Marketing, maka mau tak mau saya teringat kisah saya 6 tahun yang lalu ketika saya mulai bergabung bersama Pt. Woo Tekh. sebenarnya dulu saya sangat anti sekali dengan yang namanya MLM, karna dipikiran saya, kalau sudah bicara mengenai MLM pasti gak jauh dari istilah merekrut member. Untuk merekrut member pasti harus pintar bicara, punya banyak waktu, punya banyak teman dan yang pastinya penampilan harus benar-benar menarik supaya calon prospek pun bisa tertarik dan bergabung dengan kita berhubung saya pernah Gagal pada satu perusahaan MLM yang lain hehehehe.

Perkenalan saya awalnya dengan Pt. Woo Tekh ini sebenarnya sudah cukup lama, tepatnya pada tanggal 9 maret 2006 (hehehe hal yang pantang untuk saya lupakan karna dari sinilah cerita ini dimulai), pada hari itu, Manager saya Bapak Hengky Tansil menawarkan saya supaya mengkonsumsi salah satu produk Woo Tekh dan menyarankan saya bergabung di MLM ini. Pada waktu itu jujur saja saya sama sekali gak tertarik dengan penjelasan beliau, Tapi karna beliau adalah Manager saya, ya sekedar menghargai saja, akhirnya saya iku deh bergabung (Maaf ya Pak Hengky hihihihi)

Nah jangan kira saya bergabung langsung dengan masuk ke level 3, pertama sekali saya bergabung saya hanya membayar 50 ribu saja tanpa membeli produk (karna pada waktu itu saya benar-benar tidak punya uang banyak untuk membeli produk, maklumlah karyawan yang gajinya pas-pas an dan sambil membiayai kuliah sendiri pula). Dan kebetulan saya juga kurang percaya dengan yang namanya Produk Mlm maka hanya katalognya saja yang saya bawa pulang dan saya simpan sampai 3 tahun.

Setelah menikah dan punya anak, saya mulai bosan sendiri tanpa kegiatan dan akhirnya berfikir sendiri … (berhubung setelah melahirkan saya berhanti bekerja), Ah teringat bahwa 3 tahun yang lalu pernah beli buku Woo Tekh seharga 50.000 hehehe, saya perlahan membuka Katalog / Starter Kit Woo Tekh dan sedikit mempelajarinya. Setelah mengerti marketing plan dan sebagian dari produk-produk Woo Tekh, saya pun mulai dengan percaya dirinya memprospek teman-teman dekat saya. Yang ada dipikiran saya pada waktu itu adalah bahwa teman dekat saya pasti mau juga bergabung dengan saya, karna kalaupun dia tidak suka dengan bisnisnya paling tidak dia pasti menghargai saya sebagai temannya.

Tetapi setelah melakukan presentasi terhadap teman dekat saya tersebut, ternyata saya salah, teman saya bilang dia sama sekali gak tertarik dengan MLM, malah ada mentertawakan saya dan berkata “sudahlah senja, gak usah ikut-ikutan bisnis mlm, buang-buang waktu dan tenaga saja, kamu pasti gak bisa berhasil”. Terus terang pada wkatu itu saya sangat down. Untunglah ada orang yang membantu membuat saya semakin down yaitu Suami saya sendiri hahayy … dia malah ikut-ikutan bilang, udahlah ma, percuma lah mama menyibuk-nyibukkan diri di MLM itu, gak usahlah berharap banyak, papa ini udah pengalaman lah (berhubung juga suami saya adalah mantan pebisnis MLM sebelah), akhirnya putuslah memang harapan saya pada saat itu untuk melanjutkan bisnis ini, Ah memang bukan rejeki saya di Mlm ini, fikir saya pada waktu itu.

Suatu hari saya lihat suami saya sedang asik nge blog di internet dan kebetulan saya dan suami saya emang sangat senang yang namanya internet. Akhirnya timbul dalam fikiran saya kenapa gak dari dulu kepikiran untuk menjalankan mlm ini secara online, akhirnya setelah berbincang-bincang dengan rayuan maut saya, suami saya pun setuju membuatkan saya sebuah blog gratisan di internet (yah maklum, emang saya belum pernah dapat bonus dari Woo Tekh … Jadi masih pas pasan gitu deh) beliau pun membantu saya untuk mempromosikan bisnis Woo Tekh ini dan juga produk-produknya.

Ternyata 1 bulan, 2 bulan bahkan sampai 4 bulan tidak ada respon sama sekali … “Huft, apa yang salah sih dengan diriku ini” fikirku, tapi pada saat itu saya tidak menyerah dan terus saja melakukan prospek online dan terjun prospek offline. Puji Tuhan di bulan ke 5, akhirnya order berdatangan dan respon orang-orang semakin positif akan bisnis mlm ini, sayapun mendapatkan bonus awal dari pusat, kalau gak salah 150.00 pertama sekali hehehe … Suami saya melihat bonus pertama saya dan tetap mensupport saya meskipun dia tersenyum-senyum saja karna hasilnya gak sebanding dengan apa yang kami lakukan, tapi saya dan suami saya tidak menyerah, karna ada titik terang dari perjuangan kami berdua, akhirnya setiap bulan ada peningkatan significant, bonus meningkat perlahan-lahan sampai hingga saya bisa mencapai total bonus sekarang ini Rp. 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah) per bulan, sangat luar biasa dan di luar dari pemikiran saya selama ini, sebab mendapat bonus 5 juta saja per bulan saya sudah sangat bersyukur, tetapi Tuhan melipat gandakan sampai 10 kali hingga mencapai 50 juta. Terima kasih sekali lagi atas berkat-Mu ya Tuhan.

Sekarang posisi saya di Woo Tekh Indonesia sudah mencapai level 8 dalam waktu 3 tahun ini, dan memiliki Jaringan hampir di  seluruh Indonesia, penghargaan tour mancanegara dan motor sudah saya raih, kini saya tinggal berjuang supaya saya naik level menjadi Presdir *1 dan mendapat penghargaan Mobil Mewah BMW.

Intinya adalah : “Setiap kesabaran dan kerja keras pasti akan menghasilkan, meskipun tidak pada saat itu juga, sebab buah kesabaran dan kerja keras itu manis rasanya dan sebuah ayat yang selalu menguatkan saya “Ia (TUHAN) membuat segala sesuatu indah pada waktunya” diirngi doa dan komitmen saya telah mencapai apa yang menjadi keinginan saya selama ini, sekali lagi Thanks GOD.

This is my story, semoga rekan-rekan dan seluruh downline saya bahkan semua pembaca bisa terinspirasi dan semakin lebih bersemangat lagi untuk mengembangkan jaringan dan meningkatkan penjualan. Apapun masalah kita, apapun kesusahan kita pada saat ini, percayalah dengan kesabaran, ketekunan dan kerja keras, Tidak ada yang sia sia, sebab segala sesuatu indah pada waktunya. Ini cerita gue … mana cerita loe ….